Butuh Keadilan

ini sebuah keluhan dari kawan-kawan baikhati yang sedang terluka hatinya. dan aku, bagian dari mereka, menjadi perwakilan yang sangat ingin menyampaikan keluh dan kesah yang menjiwa.

ini terasa sangat menyakitkan bagi kami.
kami merasa sebagai orang yang MAMPU dan JUJUR selalu ditindas oleh orang-orang yang CURANG juga TIDAK BERMORAL !!

bukankah ini negara hukum? jika memang begitu, kami meminta keadilan. kami harap, orang-orang yang curang mendapat HUKUMAN! ya, kami harap. mungkin hanya akan menjadi sebuah harap.

tanya yang diselimuti amarah terluapkan. mengapa hal ini terjadi pada kami? mengapa kami terlibat? so disgusting!!

ah, andai saja ia tahu, kami hanya korban kekejian dari mereka orang-orang yang tidak jujur! andai saja ia tahu apa yang sebenarnya terjadi. andai saja ia tahu siapa saja yang berbuat curang. andai.. andai saja..

dan.. jika memang semua harus diperiksa dan dibuktikan(red: dihukum), termasuk kami, kenapa harus ada yang terkecuali? ini DISKRIMINASI !!

mungkin kami bisa sedikit lega hati jika tanpa kecuali.
tapi kami rasa, hal itu juga tak perlu kami lakukan. karena semua itu adalah hasil terbaik yang kami buat sendiri dengan peluh, kerja keras, kerja cerdas dan KEJUJURAN!

jujur, sebenarnya kami sangat marah. namun, daya tak mampu. ia punya kuasa untuk melakukan jauh di atas apa yang bisa kita lakukan.

***

untuk orang yang berbuat curang, sadarilah. "ORANG YANG CURANG DAN TIDAK JUJUR SEJATINYA ADALAH ORANG YANG LEMAH!!"
tolong hargai kawanmu yang sudah bekerja keras. apa salahnya jika kalian mengikuti jalan yang baik ini? dengan cara yang lebih jujur daripada berbuat curang hanya untuk mendapat hasil yang jauh lebih besar namun nyatanya tidak lebih baik dari hasil orang yang jujur. menurutku, proses yang baik lebih dihargai daripada hasil yang baik.
aku sudah merasakannya, kawan. rasa bangga yang timbul saat aku melihat hasil yang aku kerjakan sendiri walaupun hasilnya tidak cukup memuaskan, namun aku tetap bangga. aku tahu, itulah kemampuanku. dan hal ini bukan hanya aku yang rasakan, proud of myself, tapi kalian juga bisa rasakan jika kalian ingin mencoba. mencoba bermain dengan jujur.
bisa ala biasa. jika kalian sudah terbiasa, kalian pasti bisa.
jangan "tolong menolong" atau "menolong teman yang kesulitan" menjadi alasan! karena itu bukan saatnya!

dan untuk yang punya kuasa sedikit lebih dari kami, tolong berfikir secara sehat. lakukan jika itu baik untuk semua dan tolong jangan lakukan bila ada yang terluka.
beri kami sedikit keadilan.
periksa(red: hukum) kami semua tanpa kecuali! terimakasih.



-puputdwiput-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kami sang juara :D

bau kentut?

Cinta datang dari “yang terbiasa”